Mengenal mental block dan cara mengatasinya

Oke sobat infokimak, kali ini infokimak akan memberikan informasi tentang mental blok, apa sih mental blok itu? oke, mental blok merupakan sebuah penghalang yang ada di pikiran atau mental kita, mental blok ini ibarat sebuah tembok yang sangat tinggi atau tebal yang susah untuk di tembus, namun sejatinya, mental blok masing-masing orang berbeda kekuatan serta apa yang di blok atau di hambatnya, namun biasanya mental blok ini menghambat di bidang kesuksesan, karir, pendidikan, percintaan dan banyak lagi yang lainya.
Mental blok tercipta akibat dari kebiasaan, lingkungan dan kepercayaan seseorang, mental blok bisa berawal dari masa anak-anak, bahkan bisa dari saat dalam kandungan ibu, mungkin karena si ibunya mengalami stress, merasa tidak berdaya, atau depresi atau bisa juga karena si ibunya tidak mengharapkan atau menginginkan si jabang bayinya untuk ada di dunia, bahkan mungkin sudah berniat untuk melakukan pengguguran atau aborsi, tindakan yang demikian itu bisa membuat si jabang bayi akan merasakan emosi dari si ibu tersebut, dan menjadikan si anak tersebut dapat memiliki perasaan yang tidak di harapkan atau tidak diinginkan yang nantinya bisa menjadi mental blok di saat sudah besar kelak, itu terjadi karena si ibu dan bayi yang di kandungnya terhubung secara fisik, yang mana emosinya juga terhubung, karena saat si ibu stres atau depresi, hormon stresnya pun akan mengalir ke anak yang dikandungnya, maka saat si ibu tidak mengharapkan si anak, maka si anak pun akan merasakan emosi itu, dan bisa menghasilkan perasaan tidak di anggap atau diharapkan di kemudian hari.
Mental blok juga bisa terbentuk saat masa anak-anak, masa-masa disaat ia belajar semua hal seperti bicara, makan, berjalan dan sebagainya.
Tindakan orang tua yang selalu berkata "Jangan" untuk melindungi si anak justru bisamembuat si anak akan mudah merasa untuk jangan melakukan banyak hal, padahal belum tentu itu akan membahayakan atau merugikanya, oleh karna itu pemilihan kata "jangan" sebaiknya di hindari, dan bisa diganti dengan menjelaskan secara logis masalah beserta resikonya kalau si anak melakukanya.
Masa anak-anak sangatlah penting karena masa itu adalah masa-masa anak belajar dan mengenal hal-hal baru, bisa di bayangkan kalau masa-masa belajar tersebut juga harus belajar juga untuk jangan melakukan apa-apa karena si anak terlalu di kekang dengan kata "jangan", itu bisa menciptakan mental blok di saat besar nanti, hal-hal yang seharusnya dapat mengembangkan dan memajukan potensi si anak malah menjadi tidak maksimal karena si anak terlalu takut akibat sugesti "jangan" tadi,
Mental blok juga bisa terbentuk akibat sugesti yang berulang-ulang sehingga lama kelamaan akan membentuk belief atau kepercayaan yang kuat dalam diri, misal sering membentak anak dengan kalimat "bodoh" untuk memarahi si anak, itu nantinya bisa membuat si anak jadi merasa bodoh ketika akan melakukan sesuatu, misal dalam belajar, dan si anak menjadi tidak tertarik untuk belajar karena merasa dia itu bodoh, ini juga bisa berefek ke karirnya kelak, si anak akan mudah pesimis karena merasa bodoh atau tidak bisa apa-apa.

mental blok bisa juga terbentuk karena trauma, mungkin saja si anak trauma karena melihat peristiwa seperti kecelakaan misalnya, yang nantinya akan menyebabkan dia takut untuk berkendara atau naik kendaraan, padahal kendaraan adalah sarana yang di gunakan untuk bepergian dan sifatnya sangat penting.

Di bidang karir atau kesuksesan, seringkali seseorang sangat sulit untuk sukses, atau sulit untuk mencapai impianya, padahal dia mungkin sudah berusaha dengan keras dan keinginanya juga sangat kuat untuk sukses atau agar tercapai impianya, Namun terkadang dia tidak sadar kalo ternyata ada pikiran atau mental blok yang mensabotase impianya itu, penyebabnya bisa dari misalnya kepercayaan kalo sudah sukses dan kaya bisa membuat seseorang jadi tidak baik, atau kekayaan akan membuatnya terlena dan lupa kepada Tuhan, atau takut orang lain iri, padahal belum tentu akan begitu.
Dan Bisa juga ada kepercayaan yang pesimistis bahwa dia tidak mungkin bisa sukses, atau tidak yakin dan ragu-ragu dia bisa sukses, padahal disisi lain dia ingin sekali untuk sukses.
Oleh karena itu, maka mental blok ini lebih tepat kita analogikan seperti orang yang di ikat pada sebuah karet pegas, walaupun kita bisa berlari, tapi lama kelamaan karet akan semakin kencang dan pada titik tertentu orang tsb akan kehilangan tenaga untuk maju dan akhirnya orang itu berhenti, bahkan mungkin orang itu bisa mundur kembali ke belakang karena sifat karet itu tadi, maka karet tersebut kita analogikan sebagai mental bloknya.

Cara untuk melawan mental blok adalah dengan menyadari sepenuhnya apa yang sebenarnya menghalangi pikiran mentalnya, entah karena kepercayaanya yang keliru, atau karena trauma masa lalunya, dan mencoba berdamai denganya.
Namun ada juga mental blok yang sifatnya berat dan sulit untuk di hilangkan seperti trauma, maka peran keluarga sangat penting untuk ikut membantu pemulihan traumanya, atau bisa juga mendatangi ahli pengobatan mental psikologis seperti pdikolog, psikeater atau hipnoterapis yang kompeten.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Buka Komentar
Tutup Komentar

0 Response to "Mengenal mental block dan cara mengatasinya"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel